Sabtu, 10 Januari 2009

SURO BULAN SAKRAL ?

Hadirnya bulan Muharam sebagai tahun baru Islam,disebut sebagai salah satu bulan yang baik.Tetapi mengapa tradisi Jawa menyambut bulan yang dikenal dengan sebutan bulan Suro ini dengan penuh kekhawatiran dan ketakutan?,bahkan banyak pula umat Islam yang ikut-ikutan!.
Bulan Muharam adalah bulan pertama dalam sistem kalender islam sebagai bulan pembuka,kehadirannya menjadi momentum penting bagi umat Islam sebagai sarana untuk Muhasabah(intropeksi)terhadap lankah-langkah yang telah dilakukan guna melangkah kedepan yang lebih baik.

BANYAK PERISTIWA PENTING
Dibulan Suro terjadi beberapa peristiwa penting,di samping hijrahnya Rasulullah ke Madinah,Nabi Musa juga diselamatkan Allah dari kejaran Fir`aun.Nabi Nuh diselamtkan Allah dari banjir.Nabi Yunus dikeluarkan dari banjir termasuk disyariatkan Ibadah puasa Tasyu`a dan `Asyura.
Ironisnya dibulan yang demikian mulia disisi Agama ini justru banyak umat yang takut dan khawatir melaksanakan kegiatan yang baik.

KEUTAMAAN BULAN SURO
Ada beberapa keutamaan bulan Muharam,yaitu:
1.> Dalam AL-QUR`AN Allah SWT menegaskan bahwa bulan Muharam termasuk salah satu dari empat bulan yang disucikan,tiga yang lain adalah Dzulqa`dah,Dzulhijjah,dan Rajab.Sebagaimana firman Allah yang artinya:"Sesungguhnya jumlah bulan pada sisi Allah itu ialah 12 bulan,sejak Allah menciptakan langit dan bumi,diantaranya empat bulan Haram".
2.> Pada bulan ini tepatnya pada tanggal 10 Muharam menyelamatkan nabi Musa dari kejaran Fir`aun.Rasulullah menetapkan kuasa pada tanggal 10 Muharam sebagai kesyukuran atas pertolongan Allah.Rasulullah SAW bersabda "Sebaik-baiknya puasa pada bulan Muharam.Dan sebaik-baik Ibadah setelah Ibadah wajib adalah sholat malam".
3.> Bulan Muharam disebut juga bulan Suci,karena pada zaman dahulu segala peperangan dihentikan mengingat umat Islam sedang fokus melaksanakan Ibadah haji."Zaman dahulu memang ada semacam perjanjian yang menyebut tidak ada peperangan di bulan Dzulqo`dah,Dzulhijjah,dan Muharam,karena di bulan itu umat islam sedang beribadah Haji".


Dibuat oleh: Dhimas Angga P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar